layanan publik / nilai tambah (simulasi nilai tambah)
Nilai Tambah
Analisa Usaha Tani
No Output, Input, Harga Nilai
1 Output, Input, Harga Hasil produksi Output (kg) *
2 Input bahan baku (kg) *
3 Jumlah tenaga kerja *
4 Faktor konversi -
5 Koefisien tenaga kerja -
6 Harga produk Output (Rp/kg) *
7 Upah rata-rata (Rp / HOK) *
Penerimaan, Pendapatan dan Nilai Tambah
8 Penerimaan, Pendapatan dan Nilai Tambah Harga input bahan baku (Rp / kg) *
9 Sumbangan input lain (Rp / kg) *
10 Nilai produk Output (Rp / kg) -
11 a. Nilai Tambah (Rp / kg) -
b. Ratio nilai tambah (%) -
12 a. Pendapatan Tenaga Kerja (Rp/Kg) -
b. Bagian Tenaga Kerja -
13 Keuntungan (Rp/Kg) -
Tingkat Keuntungan (%) -
Balas Jasa untuk Faktor Produksi
14 Balas Jasa untuk Faktor Produksi Marjin -
a. Pendapatan Tenaga Kerja -
b. Sumbangan Input Lain -
c. Keuntungan Perusahaan -
SIMULASI

*Field harus diisi


Aplikasi ini membantu dalam menghitung dan menganalisis pertambahan nilai komoditas pertanian selama satu kali produksi dengan mengadopsi metode Hayami. Pengguna bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk seluruh komoditas/produk pertanian. Pengguna tinggal entry data hasil produksi output (kg) selama satu periode produksi, volume input bahan baku (kg), jumlah tenaga kerja, harga produk output (Rp/kg), upah tenaga kerja/HOK (Rp), harga input bahan baku (Rp/kg) dan sumbangan input lain (Rp/kg).

Nilai tambah merupakan pertambahan nilai suatu komoditas karena mengalami proses pengolahan, pengangkutan ataupun penyimpanan dalam suatu produksi. Dalam proses pengolahan nilai tambah didefinisikan sebagai selisih antara nilai produk dengan nilai biaya bahan baku dan input lainnya, tidak termasuk tenaga kerja. Sedangkan marjin adalah selisih antara nilai produk dengan harga bahan bakunya saja. Dalam marjin ini tercakup komponen faktor produksi yang digunakan yaitu tenaga kerja, input lainnya dan balas jasa pengusaha pengolahan.

  • Perhitungan faktor konversi : rasio/pembagian antara hasil produksi output dengan input bahan baku
  • Koefisien tenaga kerja : rasio/pembagian jumlah tenaga kerja dengan total bahan baku
  • Sumbangan input lain adalah : komponen biaya selain bahan baku dan upah tenaga kerja seperti BBM, transport, iklan, distribusi, kemasan dan lainnya
  • Nilai produk output : faktor konversi dikalikan dengan harga produk output
  • Nilai tambah : nilai produk output dikurangi dengan harga input bahan baku dan sumbangan input lain
  • Rasio nilai tambah : pembagian antara nilai tambah dengan nilai produk output
  • Pendapatan tenaga kerja : koefisien tenaga kerja dikalikan dengan upah rata-rata tenaga kerja per HOK
  • Bagian tenaga kerja/pangsa tenaga kerja : rasio/pembagian pendapatan tenaga kerja dengan nilai tambah
  • Keuntungan : nilai tambah dikurangi dengan pendapatan tenaga kerja
  • Tingkat keuntungan : keuntungan dibagi dengan nilai tambah
  • Marjin : nilai produk output dikurangi dengan harga input bahan baku
  • Marjin untuk pendapatan tenaga kerja : pendapatan tenaga kerja dibagi marjin
  • Marjin sumbangan input lain : sumbangan input lain dibagi dengan marjin
  • Marjin keuntungan perusahaan : keuntungan dibagi marjin.


Kesimpulan :

Bahan baku yang di perlukan untuk satu kali proses produksi dalam agroindustri ........... ialah sebanyak ..... kg dan dalam satu kali proses produksi mengeluarkan biaya sebesar Rp. ......... Penerimaan yang diperoleh sebesar Rp. ............ dan memperoleh keuntungan Rp. ............... dalam satu kali proses produksi dengan jumlah bahan ........ kg dengan harga Rp. ....../kg. Berdasarkan perhitungan nilai tambah yang diperoleh yaitu Rp. ........ per kg dengan total produksi .......... kg per satu kali proses produksi dengan harga Rp. ...... per kg.