berita
Serangan bakteri Listeria Monocytogenes
Melihat kemungkinan mudahnya bakteri ini mencemari Pangan Segar, patutkah mikroba ini menjadi salah satu parameter keamanan pangan

Senin, 02 Mar 2015


PPHP News, International Food Safety Authorities Network (INFOSAN) pada tanggal 22 Januari 2015 menyampaikan ke contak poin Indonesia bahwa produk buah apel segar (jenis Granny Smith dan Gala) dari Bidart Bros of Bakersfield dan Shafter, California, USA untuk periode pengepakan tahun 2014, dinyatakan terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes. Produk tersebut telah diekspor ke beberapa negara termasuk Malaysia dan Indonesia.

Apel yang  tercemar bakteri tersebut mengakibatkan tiga orang tewas dan sejumlah lainnya sakit di AS dan Kanada. 

Berdasarkan data importasi yang disampaikan Badan Karantina Pertanian, untuk periode Tahun 2014, apel impor jenis gala dan granny smith dari USA bukan berasal dari perusahaan Bidart Bros of Bakershfield dan Shafter, California USA.  Namun demikian untuk memastikan keamanan pangan apel impor dari USA yang beredar di Indonesia, Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKP-P) Kementerian Pertanian, menugaskan petugas Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) untuk melakukan pengambilan sampel apel segar jenis Gala dan Granny Smith ke sejumlah 12 (dua belas) ritel pusat di wilayah Jabodetabek. 

Hasilnya, apel Gala dan Granny Smith yang ditemukan bukan berasal dari perusahaan Bidart Bros of Bakershfield dan Shafter, California USA. Sampel yang ditemukan berasal dari Perancis dan Washington USA.  Hasil uji kandungan bakteri Listeria Monocytogenes juga dinyatakan Negatif.

Bakteri Listeria Monocytogenes merupakan mikroba yang hidup secara facultative anaerob dan memiliki sifat gram positive, berbentuk cocobacillus, dan memiliki ukuran panjang 0,5 – 2 um dan diameter 0,5 um. Disamping itu, Listeria monocytogenes memiliki kemampuan untuk tumbuh pada suhu rendah dan mampu berkembang biak pada suhu 1-45 0C serta mampu bertahan hidup pada lingkungan dengan PH 4,3 – 9,6.  Listeria monocytogenes terdiri dari 11 sero var, namun yang sering menjadi penyebab infeksi pada hewan dan manusia adalah serovar 4b, serovar1/2b dan serovar 1/2a.

Agen perantara atau pembawa Listeria monocytogenes antara lain Tanah, manure, sayur, hijauan pakan ternak (silage), air, pakan ternak, produk pangan asal unggas (segar dan beku) dan daging olahan, susu segar, keju, limbah RPH/RPU, dan hewan dan manusia pembawa tanpa gejala.

Listeria monocytogenes menginfeksi pangan segar (sayur dan buah) melalui stomata pada daun. Sejak Listeria monocytogenes ditemukan dalam tanah, jalan masuk Listeria monocytogenes  ke daun, lebih sering terjadi, daripada masuknya Listeria monocytogenes selama masa pertumbuhan.

Penularan  Listeria monocytogenes dapat menular melalui beberapa cara, antara lain :
• Konsumsi sayur atau buah yang terkontaminasi Listeria monocytogenes
• Penularan melalui placenta pada ibu hamil yang terinfeksi listeriosis
• Penularan dari ibu ke anak selama proses kelahiran
• Kontak langsung dengan hewan terinfeksi listeriosis
• Penularan secara nosokomial

Wabah liseteriosis jarang terjadi, akan tetapi bila terjadi,dapat mengakibatkan tingkat kematian sebesar 50 % (lima puluh persen

Terdapat beberapa kelompok masyarakat yang merupakan kelompok yang rentan terhadap serangan listeriosis. Kelompok yang rentan ini antara lain :
• Kelompok wanita hamil
• Bayi terlahir dari ibu yang terserang listeriosis
• Kelompok masyarakat yang memiliki masalah dengan kekebalan tubuh
• Kelompok masyarakat penderita diabetes
• Kelompok masyarakat pecandu alcohol
• Kelompok  masyarakat penderita kanker
• Kelompok masyarakat penderita leukemia 

Secara umum, listeriosis menyebabkan demam ringan dengan beberapa bentuk, antara lain : listeriosis pada kehamilan, listeriosis yang menyebabkan gangguan pada system syaraf pusat,gastroenteritis yang disertai demam, listeriosis pada kelenjar getah bening, bentuk serangan listeriosis lokal, listeriosis typhoid dan listeriosis atype.  Melihat kemungkinan  mudahnya bakteri ini mencemari Pangan Segar, patutkah mikroba ini menjadi salah satu parameter keamanan pangan.  (Drh. Rr. Sri Bintang K MSi, YN Mustan)
 

PPHP News, International Food Safety Authorities Network (INFOSAN) pada tanggal 22 Januari 2015 menyampaikan ke contak poin Indonesia bahwa produk buah apel segar (jenis Granny Smith dan Gala) dari Bidart Bros of Bakersfield dan Shafter, California, USA untuk periode pengepakan tahun 2014, dinyatakan terkontaminasi bakteri Listeria monocytogenes. Produk tersebut telah diekspor ke beberapa negara termasuk Malaysia dan Indonesia.

Apel yang  tercemar bakteri tersebut mengakibatkan tiga orang tewas dan sejumlah lainnya sakit di AS dan Kanada. 

Berdasarkan data importasi yang disampaikan Badan Karantina Pertanian, untuk periode Tahun 2014, apel impor jenis gala dan granny smith dari USA bukan berasal dari perusahaan Bidart Bros of Bakershfield dan Shafter, California USA.  Namun demikian untuk memastikan keamanan pangan apel impor dari USA yang beredar di Indonesia, Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat (OKKP-P) Kementerian Pertanian, menugaskan petugas Pengawas Mutu Hasil Pertanian (PMHP) untuk melakukan pengambilan sampel apel segar jenis Gala dan Granny Smith ke sejumlah 12 (dua belas) ritel pusat di wilayah Jabodetabek. 

Hasilnya, apel Gala dan Granny Smith yang ditemukan bukan berasal dari perusahaan Bidart Bros of Bakershfield dan Shafter, California USA. Sampel yang ditemukan berasal dari Perancis dan Washington USA.  Hasil uji kandungan bakteri Listeria Monocytogenes juga dinyatakan Negatif.

Bakteri Listeria Monocytogenes merupakan mikroba yang hidup secara facultative anaerob dan memiliki sifat gram positive, berbentuk cocobacillus, dan memiliki ukuran panjang 0,5 – 2 um dan diameter 0,5 um. Disamping itu, Listeria monocytogenes memiliki kemampuan untuk tumbuh pada suhu rendah dan mampu berkembang biak pada suhu 1-45 0C serta mampu bertahan hidup pada lingkungan dengan PH 4,3 – 9,6.  Listeria monocytogenes terdiri dari 11 sero var, namun yang sering menjadi penyebab infeksi pada hewan dan manusia adalah serovar 4b, serovar1/2b dan serovar 1/2a.

Agen perantara atau pembawa Listeria monocytogenes antara lain Tanah, manure, sayur, hijauan pakan ternak (silage), air, pakan ternak, produk pangan asal unggas (segar dan beku) dan daging olahan, susu segar, keju, limbah RPH/RPU, dan hewan dan manusia pembawa tanpa gejala.

Listeria monocytogenes menginfeksi pangan segar (sayur dan buah) melalui stomata pada daun. Sejak Listeria monocytogenes ditemukan dalam tanah, jalan masuk Listeria monocytogenes  ke daun, lebih sering terjadi, daripada masuknya Listeria monocytogenes selama masa pertumbuhan.

Penularan  Listeria monocytogenes dapat menular melalui beberapa cara, antara lain :
• Konsumsi sayur atau buah yang terkontaminasi Listeria monocytogenes
• Penularan melalui placenta pada ibu hamil yang terinfeksi listeriosis
• Penularan dari ibu ke anak selama proses kelahiran
• Kontak langsung dengan hewan terinfeksi listeriosis
• Penularan secara nosokomial

Wabah liseteriosis jarang terjadi, akan tetapi bila terjadi,dapat mengakibatkan tingkat kematian sebesar 50 % (lima puluh persen

Terdapat beberapa kelompok masyarakat yang merupakan kelompok yang rentan terhadap serangan listeriosis. Kelompok yang rentan ini antara lain :
• Kelompok wanita hamil
• Bayi terlahir dari ibu yang terserang listeriosis
• Kelompok masyarakat yang memiliki masalah dengan kekebalan tubuh
• Kelompok masyarakat penderita diabetes
• Kelompok masyarakat pecandu alcohol
• Kelompok  masyarakat penderita kanker
• Kelompok masyarakat penderita leukemia 

Secara umum, listeriosis menyebabkan demam ringan dengan beberapa bentuk, antara lain : listeriosis pada kehamilan, listeriosis yang menyebabkan gangguan pada system syaraf pusat,gastroenteritis yang disertai demam, listeriosis pada kelenjar getah bening, bentuk serangan listeriosis lokal, listeriosis typhoid dan listeriosis atype.  Melihat kemungkinan  mudahnya bakteri ini mencemari Pangan Segar, patutkah mikroba ini menjadi salah satu parameter keamanan pangan.  (Drh. Rr. Sri Bintang K MSi, YN Mustan)
 

berita lain