berita
Tiga RSNI2 Alat Mesin Pertanian berhasil di susun
Tiga RSNI Alsintan yaitu Mesin pemisah beras kepala, Mesin pemisah beras pecah kulit dan mesin perontok padi

Rabu, 26 Nov 2014


Citayam, PPHP-News, Pertemuan RSNI 2 diadakan di Ruang Rapat Pemasaran Ditjen PPHP, Kantor Pusat Kementerian Pertanian (20/11/2014).  Hadir dalam pertemuan ini Panitia Teknis 65-04 dan SubPanitia Teknis 65-04-S2, TAS-QC dari Badan Standardisasi Nasional, produsen alat mesin pertanian, perwakilan dari Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian dan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian.  

Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya, yaitu pertemuan Penyusunan RSNI 0 (drafting) dan Penyusunan RSNI 1 (rapat teknis).   Penyusunan RSNI diawali dengan tahap penyusunan konsep (drafting) untuk menghasilkan RSNI 1.  Selanjutnya RSNI 1 dibahas dalam rapat Panitia Teknis 65-04 dan SubPanitia Teknis 65-04-S2 untuk mendapatkan pandangan dan masukan dari seluruh anggota pertemuan.   Pada saat ini Tenaga Ahli Standardisasi sebagai pengendali mutu (TAS-QC) BSN memantau pelaksanaan rapat teknis.  

Pertemuan dipimpin oleh Ketua Panitia Teknis 65-04 Sarana dan Prasarana Pertanian, Bambang Prastowo.   Tiga judul RSNI dibahas oleh masing-masing konseptor, yaitu Mesin pemisah beras kepala, Mesin pemisah beras pecah kulit dan Kode uji (Test code) pengujian alsintan pasca panen – bagian 1 mesin perontok padi.  

Hasil RSNI 2 akan diajukan dalam rapat konsensus panitia teknis dan subpanitia teknis.  Pada tahap ini RSNI 2 akan dikonsesuskan oleh panitia teknis dan sub panitia teknis untuk mendapatkan pandangan dan seluruh peserta rapat yang hadir dan pandangan tertulis anggota yang tidak hadir.  Rapat konsensus hanya dapat dilakukan jika rapat mencapai kuorum.   RSNI 2 dapat ditetapkan menjadi RSNI 3 jika anggota panitia teknis dan subpanitia teknis peserta rapat konsensus menyepakati rancangan tersebut secara aklamasi (/sd)

Citayam, PPHP-News, Pertemuan RSNI 2 diadakan di Ruang Rapat Pemasaran Ditjen PPHP, Kantor Pusat Kementerian Pertanian (20/11/2014).  Hadir dalam pertemuan ini Panitia Teknis 65-04 dan SubPanitia Teknis 65-04-S2, TAS-QC dari Badan Standardisasi Nasional, produsen alat mesin pertanian, perwakilan dari Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian dan Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian.  

Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya, yaitu pertemuan Penyusunan RSNI 0 (drafting) dan Penyusunan RSNI 1 (rapat teknis).   Penyusunan RSNI diawali dengan tahap penyusunan konsep (drafting) untuk menghasilkan RSNI 1.  Selanjutnya RSNI 1 dibahas dalam rapat Panitia Teknis 65-04 dan SubPanitia Teknis 65-04-S2 untuk mendapatkan pandangan dan masukan dari seluruh anggota pertemuan.   Pada saat ini Tenaga Ahli Standardisasi sebagai pengendali mutu (TAS-QC) BSN memantau pelaksanaan rapat teknis.  

Pertemuan dipimpin oleh Ketua Panitia Teknis 65-04 Sarana dan Prasarana Pertanian, Bambang Prastowo.   Tiga judul RSNI dibahas oleh masing-masing konseptor, yaitu Mesin pemisah beras kepala, Mesin pemisah beras pecah kulit dan Kode uji (Test code) pengujian alsintan pasca panen – bagian 1 mesin perontok padi.  

Hasil RSNI 2 akan diajukan dalam rapat konsensus panitia teknis dan subpanitia teknis.  Pada tahap ini RSNI 2 akan dikonsesuskan oleh panitia teknis dan sub panitia teknis untuk mendapatkan pandangan dan seluruh peserta rapat yang hadir dan pandangan tertulis anggota yang tidak hadir.  Rapat konsensus hanya dapat dilakukan jika rapat mencapai kuorum.   RSNI 2 dapat ditetapkan menjadi RSNI 3 jika anggota panitia teknis dan subpanitia teknis peserta rapat konsensus menyepakati rancangan tersebut secara aklamasi (/sd)

berita lain