berita
Direktur Mutu dan Standardisasi membuka pelatihan PPC.
pengawasan pangan merupakan tugas Pemerintah. Setiap kegiatan pemantauan pengawasan ada proses pengambilan contoh.

Minggu, 17 Mei 2015


PPHP news, Direktur Mutu dan Standardisasi Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Dr. Ir. Gardjita Budi, M.Agr, St pada hari senin 3 Mei 2015 membuka pelatihan Petugas Pengambil Contoh (PPC) Pangan Segar Hasil Pertanian di Jogyakarta. Hadir juga Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY Ir. Arofa Noor Indriani, MSi memberikan sambutan selamat datang kepada peserta latihan

Pelatihan ini dalam rangka capacity Building Petugas Pengambil contoh lingkup pertanian dan juga bagi petugas Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah.  Berlangsung dari tanggal 3 Mei sampai dengan 8 Mei 2015. 

Dalam  sambutan pembukaannya  Direktur menjelaskan bahwa Jaminan mutu  keamanan pangan dalam perdagangan Internasional merupakan hal yang mengemuka.  Mekanisme hambatan tarif dalam import ataupun ekspor  sudah terikidak popular.  Kebijakan dalam mengatur perdagangan harus berdasarkan alasan ilmiah  antara lain alasan keamanan pangan.  Pangan yang dijamin mutu dan keamanan pangannya  yang bisa diperdagangakan.  Apabila tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan, maka akan dipakai sebagai alasan pengenaan tarf atau hambatan dalam perdagangan.  Indonesia  telah mengikat  perjanjian  perdagangan bebas  Negara – Negara Asean dan  akhir Desember tahun 2015 resmi  diberlakukan.   Para pemangku kepentingan tentu harus mengantisipasi hal tersebut.  Ajarkan kepada petani atau pelaku usaha pangan, untuk menghasilkan produk pertanian yang residu kimianya dibawah ambang standar yang ditetapkan.

Jaminan Mutu dan keamanan Pangan mulai dari budidaya produk pertanian sampai siap saji tentu ada proses pengawasan.  Dalam Undang Undang No 18 tahun 2012 tentang pangan, mengamanatkan bahwa pengawasan pangan merupakan tugas Pemerintah. Setiap kegiatan pemantauan pengawasan  ada proses pengambilan contoh.

PPC adalah seseorang yang bertugas mengambil contoh bahan atau barang, untuk tujuan yang bersifat formal diantaranya untuk pengujian, standarisasi atau forensik.  PPC dalam melakukan teknik pengambilan contoh harus mempunyai visi yaitu mengambil contoh sesuai dengan kaidah yang berlaku dan dilaksanakan secara benar sesuai standar yang  berlaku.

PPC merupakan suatu profesi, kelompok lapangan kerja yang khusus melaksanakan kegiatan yang memerlukan ketrampilan dan keahlian tinggi guna memenuhi kebutuhan yang rumit dari manusia.  Standar kompetensi seorang PPC tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI  No. 271 Tantang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Katagori Jasa Profesional Ilmiah Dan Teknisgolongan Pokok Pangan, Non Pangan,Benih Dan Specimen Bidang Pengambilan Contoh (Yn Dit Mustan)

PPHP news, Direktur Mutu dan Standardisasi Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Dr. Ir. Gardjita Budi, M.Agr, St pada hari senin 3 Mei 2015 membuka pelatihan Petugas Pengambil Contoh (PPC) Pangan Segar Hasil Pertanian di Jogyakarta. Hadir juga Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan DIY Ir. Arofa Noor Indriani, MSi memberikan sambutan selamat datang kepada peserta latihan

Pelatihan ini dalam rangka capacity Building Petugas Pengambil contoh lingkup pertanian dan juga bagi petugas Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah.  Berlangsung dari tanggal 3 Mei sampai dengan 8 Mei 2015. 

Dalam  sambutan pembukaannya  Direktur menjelaskan bahwa Jaminan mutu  keamanan pangan dalam perdagangan Internasional merupakan hal yang mengemuka.  Mekanisme hambatan tarif dalam import ataupun ekspor  sudah terikidak popular.  Kebijakan dalam mengatur perdagangan harus berdasarkan alasan ilmiah  antara lain alasan keamanan pangan.  Pangan yang dijamin mutu dan keamanan pangannya  yang bisa diperdagangakan.  Apabila tidak memenuhi persyaratan keamanan pangan, maka akan dipakai sebagai alasan pengenaan tarf atau hambatan dalam perdagangan.  Indonesia  telah mengikat  perjanjian  perdagangan bebas  Negara – Negara Asean dan  akhir Desember tahun 2015 resmi  diberlakukan.   Para pemangku kepentingan tentu harus mengantisipasi hal tersebut.  Ajarkan kepada petani atau pelaku usaha pangan, untuk menghasilkan produk pertanian yang residu kimianya dibawah ambang standar yang ditetapkan.

Jaminan Mutu dan keamanan Pangan mulai dari budidaya produk pertanian sampai siap saji tentu ada proses pengawasan.  Dalam Undang Undang No 18 tahun 2012 tentang pangan, mengamanatkan bahwa pengawasan pangan merupakan tugas Pemerintah. Setiap kegiatan pemantauan pengawasan  ada proses pengambilan contoh.

PPC adalah seseorang yang bertugas mengambil contoh bahan atau barang, untuk tujuan yang bersifat formal diantaranya untuk pengujian, standarisasi atau forensik.  PPC dalam melakukan teknik pengambilan contoh harus mempunyai visi yaitu mengambil contoh sesuai dengan kaidah yang berlaku dan dilaksanakan secara benar sesuai standar yang  berlaku.

PPC merupakan suatu profesi, kelompok lapangan kerja yang khusus melaksanakan kegiatan yang memerlukan ketrampilan dan keahlian tinggi guna memenuhi kebutuhan yang rumit dari manusia.  Standar kompetensi seorang PPC tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI  No. 271 Tantang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Katagori Jasa Profesional Ilmiah Dan Teknisgolongan Pokok Pangan, Non Pangan,Benih Dan Specimen Bidang Pengambilan Contoh (Yn Dit Mustan)

berita lain