berita
Pengembangan Kawasan Agrowisata di Kabupaten Semarang melalui Kegiatan Bimbingan Teknis TOT Usaha Agribisnis Hortikultura
Dalam rangka mendukung pengembangan Kawasan Agrowisata di Kabupaten Semarang melalui CSR PT. Sidomuncul, Ditjen. Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis TOT Usaha Agribisnis Hortikultura

Jumat, 03 Jul 2015


Jakarta, PPHP-News; Dalam rangka mendukung pengembangan Kawasan Agrowisata di Kabupaten Semarang melalui CSR PT. Sidomuncul, Ditjen. Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis TOT Usaha Agribisnis Hortikultura pada tanggal 12 – 15  Juni  2015 di Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia – Peternakan Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan diikuti oleh 100 (seratus) orang peserta dari 2 (dua) desa yaitu Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah yang akan dikembangkan sebagai Desa Agrowisata dengan dukungan CSR dan PT. Sidomuncul. Kegiatan dilaksanakan selama 1 hari dan dibimbing oleh petugas lapangan dari PT. Sidomuncul dan Horti Mart-Ungaran, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan diawali dengan kunjungan lapang ke Horti Mart-Ungaran, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam usaha agribisnis buah, tanaman obat, sayuran, tanaman hias dan agrowisata. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman visual teknik penanaman buah durian dan alpukat secara baik dan benar serta pengelolaan agribisnis hortikultura dan  pengembangan agrowisata.

Masyarakat dari kedua desa yaitu Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul siap untuk melakukan berbagai kegiatan untuk menjadikan desanya sebagai Desa Agrowisata dengan bimbingan PT. Sidomuncul dan instansi Pemerintah Daerah terkait. Sebagai langkah tindak lanjut, dalam waktu dekat akan disusun master plan pengembangan Agrowisata di kedua desa tersebut dengan melibatkan PT. Sidomuncul, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata, Bappeda, Dinas Pertanian dan stakeholder lain yang terkait.

PT. Sidomuncul memberikan peluang dan prioritas bagi masyarakat Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul untuk menjadi pemasok bahan baku jamu sesuai persyaratan mutu yang ditetapkan. Untuk memberikan peluang usaha tambahan bagi warga Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul serta untuk persiapan menjadi Desa Agrowisata, PT. Sidomuncul akan melatih warga kedua desa tersebut dengan pelatihan/ ketrampilan seperti pelatihan membuat tas/ godybag dari limbah dan PT. Sidomuncul siap membantu pemasarannya dan penyediaan kios di Agrowisata PT. Sidomuncul.   Selain itu,  PT. Sidomuncul juga akan mempublikasikan potensi Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul sebagai Desa Agrowisata dibuletin yang diterbitkan oleh PT. Sidomuncul.

Pada tanggal 16 Juni 2015, wakil dari PT. Sidomuncul, peserta Pelatihan TOT Usaha Agribisnis Hortikultura, pemerintah Desa Diwak dan warga masyarakat (dihadiri sekitar 200 orang) mengadakan pertemuan. Pada pertemuan tersebut masyarakat menyambut antusias rencana Desa Diwak sebagai Desa Agrowisata. PT. Sidomuncul setelah pertemuan  membagikan 4 (empat) jenis bibit tanaman obat (pare, daun katu, daun ungu dan salam) sebanyak 2000 bibit dalam polybag, yang nantinya hasil dari tanaman tersebut dapat dijual ke PT. Sidomuncul.

          Rencana Tindak lanjut untuk Desa Diwak sebagai berikut :

1.     Sosialisasi hasil pelatihan TOT kepada pemerintah Desa dan masyarakat secara keseluruhan.

2.     Sosialisasi Desa Wisata Buah secara lebih detail dan spesifik serta penyusunan kepengurusan Desa Wisata (pembuatan SK), misalnya pembentukan Kelompok kerja atau Kelompok sadar wisata.

3.     Pemetaan lahan, pendataan jumlah benih yang dibutuhkan  dan warga yang akan menanam.

4.     Pembuatan Visi dan Misi.

5.     Penetapan objek agrowisata, home industry, lokasi kuliner khas wilayah, jenis kesenian dan penetapan pemandu wisata.

6.     Diharapkan  pihak PT. Sidomuncul bisa mengatasi permasalahn air sungai di Desa Diwak khususnya Dusun Kalisori karena di Dusun Kalisori terdapat objek wisata permandian air panas dan air terjun supaya tempat tersebut mempunyai daya tarik bagi pengunjung untuk datang ke permandian air panas dan air terjun.

Rencana Tindak Lanjut untuk Desa Bergas Kidul sebagai berikut :

1.     Bantuan bibit alpukat, pupuk dan obat – obatan dari PT. Sidomuncul.

2.     Pelatihan dengan melibatkan berbagai stakeholder terkait.

3.     Bantuan perlengkapan seni reog  berupa seragam.

4.     Pendampingan organisasi dari pihak PT. Sidomuncul, Kementerian Pertanian dan instansi terkait lainnya.

Jakarta, PPHP-News; Dalam rangka mendukung pengembangan Kawasan Agrowisata di Kabupaten Semarang melalui CSR PT. Sidomuncul, Ditjen. Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis TOT Usaha Agribisnis Hortikultura pada tanggal 12 – 15  Juni  2015 di Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia – Peternakan Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan diikuti oleh 100 (seratus) orang peserta dari 2 (dua) desa yaitu Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah yang akan dikembangkan sebagai Desa Agrowisata dengan dukungan CSR dan PT. Sidomuncul. Kegiatan dilaksanakan selama 1 hari dan dibimbing oleh petugas lapangan dari PT. Sidomuncul dan Horti Mart-Ungaran, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan diawali dengan kunjungan lapang ke Horti Mart-Ungaran, Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dalam usaha agribisnis buah, tanaman obat, sayuran, tanaman hias dan agrowisata. Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman visual teknik penanaman buah durian dan alpukat secara baik dan benar serta pengelolaan agribisnis hortikultura dan  pengembangan agrowisata.

Masyarakat dari kedua desa yaitu Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul siap untuk melakukan berbagai kegiatan untuk menjadikan desanya sebagai Desa Agrowisata dengan bimbingan PT. Sidomuncul dan instansi Pemerintah Daerah terkait. Sebagai langkah tindak lanjut, dalam waktu dekat akan disusun master plan pengembangan Agrowisata di kedua desa tersebut dengan melibatkan PT. Sidomuncul, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata, Bappeda, Dinas Pertanian dan stakeholder lain yang terkait.

PT. Sidomuncul memberikan peluang dan prioritas bagi masyarakat Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul untuk menjadi pemasok bahan baku jamu sesuai persyaratan mutu yang ditetapkan. Untuk memberikan peluang usaha tambahan bagi warga Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul serta untuk persiapan menjadi Desa Agrowisata, PT. Sidomuncul akan melatih warga kedua desa tersebut dengan pelatihan/ ketrampilan seperti pelatihan membuat tas/ godybag dari limbah dan PT. Sidomuncul siap membantu pemasarannya dan penyediaan kios di Agrowisata PT. Sidomuncul.   Selain itu,  PT. Sidomuncul juga akan mempublikasikan potensi Desa Diwak dan Desa Bergas Kidul sebagai Desa Agrowisata dibuletin yang diterbitkan oleh PT. Sidomuncul.

Pada tanggal 16 Juni 2015, wakil dari PT. Sidomuncul, peserta Pelatihan TOT Usaha Agribisnis Hortikultura, pemerintah Desa Diwak dan warga masyarakat (dihadiri sekitar 200 orang) mengadakan pertemuan. Pada pertemuan tersebut masyarakat menyambut antusias rencana Desa Diwak sebagai Desa Agrowisata. PT. Sidomuncul setelah pertemuan  membagikan 4 (empat) jenis bibit tanaman obat (pare, daun katu, daun ungu dan salam) sebanyak 2000 bibit dalam polybag, yang nantinya hasil dari tanaman tersebut dapat dijual ke PT. Sidomuncul.

          Rencana Tindak lanjut untuk Desa Diwak sebagai berikut :

1.     Sosialisasi hasil pelatihan TOT kepada pemerintah Desa dan masyarakat secara keseluruhan.

2.     Sosialisasi Desa Wisata Buah secara lebih detail dan spesifik serta penyusunan kepengurusan Desa Wisata (pembuatan SK), misalnya pembentukan Kelompok kerja atau Kelompok sadar wisata.

3.     Pemetaan lahan, pendataan jumlah benih yang dibutuhkan  dan warga yang akan menanam.

4.     Pembuatan Visi dan Misi.

5.     Penetapan objek agrowisata, home industry, lokasi kuliner khas wilayah, jenis kesenian dan penetapan pemandu wisata.

6.     Diharapkan  pihak PT. Sidomuncul bisa mengatasi permasalahn air sungai di Desa Diwak khususnya Dusun Kalisori karena di Dusun Kalisori terdapat objek wisata permandian air panas dan air terjun supaya tempat tersebut mempunyai daya tarik bagi pengunjung untuk datang ke permandian air panas dan air terjun.

Rencana Tindak Lanjut untuk Desa Bergas Kidul sebagai berikut :

1.     Bantuan bibit alpukat, pupuk dan obat – obatan dari PT. Sidomuncul.

2.     Pelatihan dengan melibatkan berbagai stakeholder terkait.

3.     Bantuan perlengkapan seni reog  berupa seragam.

4.     Pendampingan organisasi dari pihak PT. Sidomuncul, Kementerian Pertanian dan instansi terkait lainnya.

berita lain