berita
Kementerian Pertanian Berpartisipasi Pada Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya (GPMB) Expo & Awards 2015
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) bersama dengan Corporate Forum for Community Development (CFCD) serta didukung oleh beberapa Kementerian kembali menyelenggarakan Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya Expo & Awards 2015

Senin, 03 Ags 2015


Jakarta,PPHP-News; Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) bersama dengan Corporate Forum for Community Development (CFCD) serta didukung oleh beberapa Kementerian kembali menyelenggarakan Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya Expo & Awards 2015 yang berlangsung pada tanggal  30 Juli s/d 2 Agustus 2015 bertempat di Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.  Pelaksanaan expo tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketujuh kalinya dan mengangkat tema Gerakan Desa untuk Masyarakat yang Lebih Berdaya, Berkarakter, dan Berbudaya menuju Indonesia   Hebat ". Hal ini sejalan dengan mulai dilaksanakannya Undang-undang No. 6 tentang Desa dimana desa memiliki kewenangan lebih besar dalam membangun daerahnya. Dengan desa menjadi subjek pembangunan maka pembangunan bangsa ini akan dimulai dari pembangunan manusia Indonesia di desa agar lebih berdaya, berkarakter dan berbudaya. 

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2015 dan dibuka secara resmi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang mewakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan dihadiri oleh Sekretaris Menko PMK; Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan Kemenko PMK;  Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bidang Ekonomi dan Investasi; Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika; pejabat lingkup Kementerian terkait, Dirut PT. Mustika Ratu, dan tamu undangan lainnya.

Sekretaris Menko PMK menyebutkan bahwa era revolusi mental dibangun berdasarkan budaya kita. GPMB ini dimaknai secara mendalam, di mana terdapat kegiatan-kegiatan yang bermakna dan memberikan fondasi bagi bangsa ini. Merevitalisasi kembali budaya yang unggul seperti gotong royong.

Berbagai rangkaian kegiatan akan diselenggarakan dalam GPMB 2015, seperti: pameran, seminar, talkshow, donor darah, festival jamu gendong dan festival kuliner nusantara, cerdas ceria dan lomba menyanyikan lagu berbasis budaya, alam, dan sejarah, dll, serta pemberian penghargaan bagi perusahaan swasta dalam pemberdayaan masyarakat melalui forum Corporate Forum for Community Development (CFCD).

Kementerian Pertanian melalui Sekretariat Jenderal dan Ditjen. PPHP ikut berpartisipasi dan memanfaatkan event tersebut untuk mensosialisasikan kebijakan-kebijakan Kementerian Pertanian melalui buku-buku dan leaflet sebagai aktualisasi untuk mendorong pengembangan pasar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).   Selain itu, Ditjen. PPHP juga memfasilitasi “Taman Sringanis” yang merupakan Pelestari Tanaman Obat dan Pengembang Kesehatan Alami dari Bogor dengan menampilkan produk-produk herbal, jamu dan aneka jenis tanaman berkhasiat obat. (EM)

Jakarta,PPHP-News; Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) bersama dengan Corporate Forum for Community Development (CFCD) serta didukung oleh beberapa Kementerian kembali menyelenggarakan Gelar Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Budaya Expo & Awards 2015 yang berlangsung pada tanggal  30 Juli s/d 2 Agustus 2015 bertempat di Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.  Pelaksanaan expo tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ketujuh kalinya dan mengangkat tema Gerakan Desa untuk Masyarakat yang Lebih Berdaya, Berkarakter, dan Berbudaya menuju Indonesia   Hebat ". Hal ini sejalan dengan mulai dilaksanakannya Undang-undang No. 6 tentang Desa dimana desa memiliki kewenangan lebih besar dalam membangun daerahnya. Dengan desa menjadi subjek pembangunan maka pembangunan bangsa ini akan dimulai dari pembangunan manusia Indonesia di desa agar lebih berdaya, berkarakter dan berbudaya. 

Acara pembukaan dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 30 Juli 2015 dan dibuka secara resmi oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang mewakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan dihadiri oleh Sekretaris Menko PMK; Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Desa, dan Kawasan Kemenko PMK;  Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bidang Ekonomi dan Investasi; Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika; pejabat lingkup Kementerian terkait, Dirut PT. Mustika Ratu, dan tamu undangan lainnya.

Sekretaris Menko PMK menyebutkan bahwa era revolusi mental dibangun berdasarkan budaya kita. GPMB ini dimaknai secara mendalam, di mana terdapat kegiatan-kegiatan yang bermakna dan memberikan fondasi bagi bangsa ini. Merevitalisasi kembali budaya yang unggul seperti gotong royong.

Berbagai rangkaian kegiatan akan diselenggarakan dalam GPMB 2015, seperti: pameran, seminar, talkshow, donor darah, festival jamu gendong dan festival kuliner nusantara, cerdas ceria dan lomba menyanyikan lagu berbasis budaya, alam, dan sejarah, dll, serta pemberian penghargaan bagi perusahaan swasta dalam pemberdayaan masyarakat melalui forum Corporate Forum for Community Development (CFCD).

Kementerian Pertanian melalui Sekretariat Jenderal dan Ditjen. PPHP ikut berpartisipasi dan memanfaatkan event tersebut untuk mensosialisasikan kebijakan-kebijakan Kementerian Pertanian melalui buku-buku dan leaflet sebagai aktualisasi untuk mendorong pengembangan pasar pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).   Selain itu, Ditjen. PPHP juga memfasilitasi “Taman Sringanis” yang merupakan Pelestari Tanaman Obat dan Pengembang Kesehatan Alami dari Bogor dengan menampilkan produk-produk herbal, jamu dan aneka jenis tanaman berkhasiat obat. (EM)

berita lain