berita
Business Matching dan Promosi Produk pada Surabaya Agro Business-Matching and Expo (SAMEX) 2015
Kegiatan Surabaya Agro Business-Matching and Expo (SAMEX) dilaksanakan dengan maksud untuk memfasilitasi pelaku usaha agribisnis dalam mengembangkan usahanya melalui promosi produk, teknologi dan temu usaha/business matching.

Selasa, 15 Sept 2015


Jakarta, PPHP News : Kegiatan Surabaya Agro Business-Matching and Expo (SAMEX) merupakan agenda promosi tahunan kerjasama Kementeriaan Pertanian c.q. Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian dengan PT. Fery Agung Corindotama selaku event organizer. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha agribisnis dalam mengembangkan usahanya melalui promosi produk, teknologi dan temu usaha/business matching. Selain itu pameran ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan berbagai produk pertanian unggulan kepada masyarakat dan mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk pertanian nusantara.

SAMEX 2015 telah dilaksanakan pada tanggal 3–6 September 2015 di Grand City Convex, Surabaya. Acara dibuka secara resmi pada tanggal 4 September 2015 oleh Menteri Pertanian RI yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi,  perwakilan dari Instansi Pemerintah  baik Pusat maupun daerah, Walikota, Bupati, perusahaan swasta dalam dan luar negeri. SAMEX 2015 dikuti oleh 45 terdiri dari 25 provinsi (19 Provinsi yang mendapatkan dana dekon dan 6 Provinsi dari APBD), 15 Kabupaten/Kota, 4 dari Pusat serta 1 dari swasta. Total transaksi selama pameran berlangsung mencapai Rp.1.173 Milyar.

Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementerian Pertanian tampil dalam Paviliun Kementerian Pertanian yang diisi oleh Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Direktorat Jenderal Perkebunan dan Badan Penelitian dan Pengembagan Pertanian  dan Badan Karantina Pertanian dengan menampilkan produk-produk unggulan serta poster yang mendukung tema Penguatan Pasar Dalam Negeri Melalui Peningkatan Networking Pelaku UMKM.

Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian menampilkan Gapoktan Mitra Arjuna dari Batu, Malang yang membawa produk aneka olahan jamur, aneka keripik buah, bunga potong dan minuman olahan apel. Selain itu Ditjen PPHP kementan juga menampilkan Kelompok Tunas Harapan dari Bondowoso dengan membawa aneka kopi baik robusta maupun arabika mulai dari biji hingga olahan kopinya. Ditjen PPHP juga menampilkan Mamazy yang membawa olahan produk peternakan seperti nugget, sosis, tahu baso, baso dan ayam ungkep.

Selain penyelenggaraan pameran, dilaksanakan juga kegiatan Business Matching (buyer meet seller) pada tanggal 3 September 2015 di Grand City Convex yang menghasilkan 8 MOU, yakni :

  1. Gapoktan Ngudi Luhur dengan CV. Indofresh Nusantara;
  2. KWT Sumber Rejeki dengan CV. Indofresh Nusantara;
  3. Kelompok Usaha Pemasaran Sarodeceng dengan CV. Indofresh NusantarA;
  4. I Wayan Subandi SSr Pr dengan CV. Indofresh Nusantara;
  5. Muhammad Ilyas denganCV. Syafrida Snack;
  6. Ir. Yakomes Buki dengan CV. Syafrida Snack;
  7. Kelompok MAESA dengan CV. Syafrida Snack;
  8. PT. PUSPA AGRO dengan PT. Agri Berkah Lestari.

Penutupan SAMEX 2015 dilaksanakan pada 6 September 2015 oleh Direktur PT. Feraco dan dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian, Dinas Perikanan perserta pameran SAMEX 2015. Pada acara penutupan juga diberikan penghargaan kepada peserta stand terbaik. (EM)

Jakarta, PPHP News : Kegiatan Surabaya Agro Business-Matching and Expo (SAMEX) merupakan agenda promosi tahunan kerjasama Kementeriaan Pertanian c.q. Ditjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian dengan PT. Fery Agung Corindotama selaku event organizer. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memfasilitasi pelaku usaha agribisnis dalam mengembangkan usahanya melalui promosi produk, teknologi dan temu usaha/business matching. Selain itu pameran ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan berbagai produk pertanian unggulan kepada masyarakat dan mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk pertanian nusantara.

SAMEX 2015 telah dilaksanakan pada tanggal 3–6 September 2015 di Grand City Convex, Surabaya. Acara dibuka secara resmi pada tanggal 4 September 2015 oleh Menteri Pertanian RI yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional dan dihadiri oleh Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi,  perwakilan dari Instansi Pemerintah  baik Pusat maupun daerah, Walikota, Bupati, perusahaan swasta dalam dan luar negeri. SAMEX 2015 dikuti oleh 45 terdiri dari 25 provinsi (19 Provinsi yang mendapatkan dana dekon dan 6 Provinsi dari APBD), 15 Kabupaten/Kota, 4 dari Pusat serta 1 dari swasta. Total transaksi selama pameran berlangsung mencapai Rp.1.173 Milyar.

Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Kementerian Pertanian tampil dalam Paviliun Kementerian Pertanian yang diisi oleh Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Direktorat Jenderal Perkebunan dan Badan Penelitian dan Pengembagan Pertanian  dan Badan Karantina Pertanian dengan menampilkan produk-produk unggulan serta poster yang mendukung tema Penguatan Pasar Dalam Negeri Melalui Peningkatan Networking Pelaku UMKM.

Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian menampilkan Gapoktan Mitra Arjuna dari Batu, Malang yang membawa produk aneka olahan jamur, aneka keripik buah, bunga potong dan minuman olahan apel. Selain itu Ditjen PPHP kementan juga menampilkan Kelompok Tunas Harapan dari Bondowoso dengan membawa aneka kopi baik robusta maupun arabika mulai dari biji hingga olahan kopinya. Ditjen PPHP juga menampilkan Mamazy yang membawa olahan produk peternakan seperti nugget, sosis, tahu baso, baso dan ayam ungkep.

Selain penyelenggaraan pameran, dilaksanakan juga kegiatan Business Matching (buyer meet seller) pada tanggal 3 September 2015 di Grand City Convex yang menghasilkan 8 MOU, yakni :

  1. Gapoktan Ngudi Luhur dengan CV. Indofresh Nusantara;
  2. KWT Sumber Rejeki dengan CV. Indofresh Nusantara;
  3. Kelompok Usaha Pemasaran Sarodeceng dengan CV. Indofresh NusantarA;
  4. I Wayan Subandi SSr Pr dengan CV. Indofresh Nusantara;
  5. Muhammad Ilyas denganCV. Syafrida Snack;
  6. Ir. Yakomes Buki dengan CV. Syafrida Snack;
  7. Kelompok MAESA dengan CV. Syafrida Snack;
  8. PT. PUSPA AGRO dengan PT. Agri Berkah Lestari.

Penutupan SAMEX 2015 dilaksanakan pada 6 September 2015 oleh Direktur PT. Feraco dan dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian, Dinas Perikanan perserta pameran SAMEX 2015. Pada acara penutupan juga diberikan penghargaan kepada peserta stand terbaik. (EM)

berita lain